Rabu, 18 Mei 2011

Bulan Bintang

Dulu setiap malam, bulan dan bintang selalu dapat berdua dalam kemesraan.
Seiring bergulirnya waktu, malam demi malam mereka hampir tak dapat lagi untuk selalu bersama.
Suatu malam, bulan menanti hadir bintang disisinya untuk mengadu rindu.
Penantian itu lama, dan bisa saja menyurutkan setianya.

Hatinya selalu bertanya..
"Dimana bintangku? Bintang terdekat yang setia menemaniku, rasaku seperti kan pudar..
Tapi ku yakin itu hanya godaan. Aku sungguh hanya mengenal bintang.
Demi Tuhan, aku rela menjadi kecil sebentuk bintang agar ku bisa berjumpa dan kembali dipeluknya"

Malam hingga malam..
Bulan tak hentinya menghatur do'a dan segenap harap untuk bintang yang dirindukannya..

Bahkan hingga ia menua menapak masa..

Selasa, 30 November 2010

Hujan untuk kita

Suatu hari nanti
Tubuh ku akan mati
Tapi dalam bait puisi ini
Aku hidup dalam maknanya

Suatu hari nanti
Suaraku tidak akan terdengar lagi
Tapi di antara baris puisi ini
Aku menyeru dan mengingatkanmu

Di sela-surat puisi ini
Akan terlihat aku untuk mu selamanya

Dari hujan di bulan oktober Kerinduan itu tersembunyi Untuk pohon yang telah ada yang mekar bijak

Dari hujan di bulan oktober
Jejak kaki yang ragu-ragu akan dihapus

Dari hujan di bulan oktober
Hal yang telah terucapkan
Diserap oleh akar pohon kepercayaan

Semoga ini bertahan
Dalam kekuatan
Untuk kebahagiaan
Selama-lamanya...

Kamis, 18 November 2010

Masa kecil

Gaappp.. Legap lawang baya mulang sekolah, tebakkan tas lgsg nuju dapur mbuka tudung, ngaut nasi, basoh tangan, mbeko. Nyamannya parasa (namanya kanak).
Ndik lawas, ada kawan nyerui "main wayang yowk..!"

Tenang aja, ada maseh wayang dlm blek roti.
Blari lagi keluar makai sandal undas (agak tebal, berat, pokoknya mun nuju wayang, besembuuurr). Pupus main wayang, bruyun pegi pian (mendian pulang). Ndik apa supankan dah, buka baju buka sloar, bbuuurrr...! Biasanya main jaruman pakai kumpai, mun dah asek tu leh ndik ingat waktu lagi bemendian, sampai bibir biru, tangan kedar. Langat nekan, cocok beneh ndikda gala asi handuk dah...! Kereng sorang mun bawa bejemor. Mantaappp, jadi beneh hak bau tahi langat.
Mun panas2 lagi rasanya, terjun lagi (supaya tegak terbang, pas terjun sambil melengak keatas, melihati langit). He he, padahal perasaan maha jua.
Syukur hak ndikda kena paci gala tunggur pas terjunan tadi, mana hari dah merian. Bemulangan hak kroan kanak, malam ndak bemainan pulang, isi'i dulu perut tu.
Sampai akhirnya matahari hilang dr pandangan, perlahan hari jadi petang. Waktunya ngaji.. Alhamdulillah pabila ada kawan yg lg cerak (tamat ngaji) biasanya bemakanan bubur kacang. Pupus ngaji, bemainan lagi sampai tegak urang habis mendi gara2 main cang kacang panjang ajak.. He he he...!!!
Ndik terasa hari dah malam, basoh betis dulu baru tidur.
(good night masa kecil, selamat mimpi indah) ^_^

Sabtu, 30 Oktober 2010

Mencoba

Kemarin telah pergi
Hari ini sedang menguji
Esok tengah menanti

Adakah mereka menjadi satu
Jika tidak, berarti pribadi ini harus mengerti

Menghapus masa lalu
Menjalani masa kini
Sembari menyambut masa depan

Biar lama ku renungkan
Mencoba untuk mengerti
Dan tetap mencari kenyataan esok
Hingga dan sampai nanti

Kamis, 28 Oktober 2010

MENJAGA ADALAH YANG TERBAIK | iseng-iseng

Repvblik - tiada guna lagi. Ada yang suka lagu ini?
Hmm.. Salah satu lagu yang asik dan enak untuk didengar. Sekedar iseng neh, tentang lagu yang satu neh. I like this song ( sebuah lagu yang tercipta entah dari sebuah pengalaman pribadi / imajin puitis, yang pasti o.k lah. Atau mungkin kamu pernah mengalaminya..? He he

Coba perhatikan kata-kata dalam baitnya, pengakuan kesalahan dan dalamnya penyesalan terucap jelas di lirik lagu tersebut, betapa tdak..? Yang namanya manusia biasa jelas tak lepas dari kesalahan-kesalahan dalam langkah dihidupnya. Dan tak ingin hal itu terjadi, ada baiknya kita sadari itu sedari sekarang. Bahwa sebaik-baik mencintai adalah menjaga keutuhan cinta itu dengan segenap cinta yang kita miliki ) agar tak menyesal nanti. Tapi semua teteplah kita kembalikan pada-Nya, apa yang terjadi kita petik hikmahnya saja. Paparan diatas hanya bermaksud menjaga ( mencegah hal yang tidak di inginkan terjadi ).

Semoga Allah senantiasa menjaga hati kita untuk setia dan saling menjaga pula terhadap orang-orang yang kita cintai itu, untuk kini dan juga nanti ( amin ).

Rabu, 27 Oktober 2010

Engkau dan aku adalah Cinta | by Dino

Adalah bodoh bila aku bertanya
siapa, bagaimana dan dimana Engkau

padahal aku merasa ada akan keberadaan Engkau
begitu dekat hingga tiada jarak

Engkau dan aku satu dalam Cinta
Engkau yang hidup dalam mati ku
sejatinya Cinta adalah Engkau

tak sirna rindu wahai Cinta ku
terpejam aku dalam pandangan
alangkah indah tatapan Cinta

terbungkam aku dalam ucapan
sungguh merdu bisikan Cinta

terlepas raga dalam dekapan
betapa hangat pelukan Cinta

hidup ku adalah mati ku
kematian ku itu lah kehidupan ku

Engkau dalam aku
Engkau dan aku adalah Cinta