Dulu setiap malam, bulan dan bintang selalu dapat berdua dalam kemesraan.
Seiring bergulirnya waktu, malam demi malam mereka hampir tak dapat lagi untuk selalu bersama.
Suatu malam, bulan menanti hadir bintang disisinya untuk mengadu rindu.
Penantian itu lama, dan bisa saja menyurutkan setianya.
Hatinya selalu bertanya..
"Dimana bintangku? Bintang terdekat yang setia menemaniku, rasaku seperti kan pudar..
Tapi ku yakin itu hanya godaan. Aku sungguh hanya mengenal bintang.
Demi Tuhan, aku rela menjadi kecil sebentuk bintang agar ku bisa berjumpa dan kembali dipeluknya"
Malam hingga malam..
Bulan tak hentinya menghatur do'a dan segenap harap untuk bintang yang dirindukannya..
Bahkan hingga ia menua menapak masa..
Rabu, 18 Mei 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar